Berisi Para Pemain Muda, Pioli Justru Tak Larang Timnya Berbuat Kesalahan

Berisi Para Pemain Muda, Pioli Justru Tak Larang Timnya Berbuat Kesalahan

Ketika sebuah tim berbuat kesalahan, biasanya pelatih akan murka, namun tidak demikian dengan Stefano Pioli. Juru taktik AC Milan tersebut justru mempersilahkan timnya berbuat kesalahan, karena tujuannya adalah sebagai pembelajaran untuk tim yang dipenuhi para pemain muda.

Stefano Pioli memang seperti membawa dampak instan bagi AC Milan dari segi performa. Meski komposisi skuat Rossoneri yang sekarang didominasi para pemain muda, tapi eks pelatih Lazio itu tetap mampu membuat timnya tampil garang, terutama di kancah domestik.

Buktinya, pada musim 2020/21 kemarin, pada akhirnya AC Milan berhasil finish di peringkat ke-2 pada klasemen akhir Serie A dan mendapatkan tiket ke ajang Liga Champions Eropa musim depan.

Sedangkan pada kampanye musim 2021/22 ini, performa apik AC Milan kembali berlanjut, dimana Rossoneri belum menelan satupun kekalahan di panggung Serie A, sehingga mereka berhasil mengoleksi 32 poin dan bertengger di posisi ke-2 pada klasemen sementara.

PERLU WAKTU UNTUK TUMBUH

Sayangnya memang, di ajang Liga Champions Eropa sendiri performa Milan berbanding terbalik, mereka tidak pernah menang di 4 laga fase group. Namun pelatih Stefano Pioli sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Menurut dia, kesalahan yang dilakukan tim sangat bisa dimaklumi, bahkan diizinkan mengingat skuat didominasi para pemain muda yang butuh waktu untuk tumbuh dan berkembang.

“Ini adalah skuat Milan yang masih muda, satu yang memiliki waktu untuk tumbuh dan diperbolehkan untuk melakukan kesalahan dengan tujuan meningkatkan level,” ujar Pioli dikutip dari Football Italia.

SOAL KONTRAK

Singkatnya, AC Milan saat ini sedang menjalani romantisme cinta bersama dengan Stefano Pioli, tapi sayang kontrak sang juru taktik bakal berakhir pada tahun 2022 mendatang.

Berbicara tentang itu, Pioli sendiri sama sekali tidak cemas karena apa yang dia inginkan adalah bertahan selama mungkin di San Siro.

“Milan adalah klub yang hebat dan saya harap bisa bertahan selama mungkin. Saya mendapatkan sensasi positif dari hari pertama, kami menciptakan rapor yang bagus dengan semua orang, bekerja dalam arah yang sama. Itu penting,” katanya.

Post Comment