Menurut Paul Scholes, Aaron Wan-Bissaka Adalah Biang Kerok Kekalahan MU

Menurut Paul Scholes, Aaron Wan-Bissaka Adalah Biang Kerok Kekalahan MU

Kekalahan Manchester United dari BSC Young Boys dinihari tadi benar-benar mengecewakan bagi legenda klub, Paul Scholes. Sosok yang kini bekerja sebagai pandit sepakbola Inggris itu lantas mengkritisi Aaron Wan-Bissaka yang dianggapnya sebagai biang kerok kekalahan MU.

Manchester United memainkan pertandingan fase group pertama melawan BSC Young Boys, Dinihari WIB tadi (15/09). Setelah hasil-hasil positif sebelumnya, tentu saja pasukan Ole Gunnar Solskjaer menatap duel ini dengan penuh antuasias.

Benar saja, tekanan langsung diberikan tim tamu sejak menit pertama, yang mana usaha mereka berujung gol cepat Cristiano Ronaldo saat laga baru berjalan 13 menit.

Setelah itu, Setan Merah terus menekan tuan rumah, tapi sayang situasinya tampak berubah sejak kartu merah yang diterima Aaron Wan-Bissaka pada menit ke-35.

Sejak saat itu, pertandingan tampak berimbang, dimana BSC Young Boys yang unggul jumlah pemain beberapa kali melancarkan serangan berbahaya. Benar saja, dua gol balasan dicetak oleh Tuan rumah, masing-masing lewat Nicolas Ngameleu dan Jordan Siebatcheu pada babak kedua.

Manchester United tidak bisa mencetak gol balasan lagi, dan pada akhirnya pulang dengan tangan kosong usai kalah 1-2.

LAYAK DIUSIR DARI PERTANDINGAN

Setelah berakhirnya pertandingan tersebut, Paul Scholes yang bekerja sebagai komentator BT Sports mengkritisi Aaron Wan-Bissaka. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan sang pemain harusnya tak perlu dilakukan, dan keputusan wasit memberinya kartu merah memang sudah tepat.

“Dia menyebabkan dirinya sendiri bermasalah dengan sentuhan yang sangat canggung. Saya tidak berpikir dia bermaksud melakukannya tetapi dia harus pergi,” ujar Scholes.

Menariknya, pendapat yang sama juga dituturkan oleh mantan pemain Chelsea, Joe Cole.

“Saya tidak berpikir ada niat nyata tetapi begitu Anda masuk dengan kekuatan itu, Anda harus melakukannya dengan benar. Sejak saat itu tidak dapat dihindari dia akan diusir. Begitu Anda melewatkannya di level ini, Anda harus pergi.” tukasnya.

BLUNDER JESSE LINGARD

Sebenarnya, pertandingan bisa saja berakhir dengan skor imbang, mengingat terjadinya proses gol kedua oleh Siebatcheu diawali blunder fatal oleh Jesse Lingard.

Post Comment