Martin Braithwaite Sempat Mengira Christian Eriksen Sudah Tiada

Martin Braithwaite Sempat Mengira Christian Eriksen Sudah Tiada

Striker Tim Nasional Denmark, Martin Braithwaite mengungkapkan bagaimana mengerikannya momen kolaps yang dialami Chrstian Eriksen di ajang Piala Euro 2020 kemarin. Bahkan, saat itu dia dan beberapa rekannya sempat mengira bahwa Eriksen sudah tewas di tempat.

Sebagaimana diketahui, Christian Eriksen memang kolaps dalam pertandingan fase group Piala Euro 2020 melawan Finlandia, Minggu (12/06). Tiba-tiba saja, pemain Inter Milan itu tumbang di tengah-tengah pertandingan.

Sontak saja, para pemain lain termasuk para pemain Finlandia mengerubungi Christian Eriksen untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Wasit pada akhirnya menghentikan laga untuk sementara waktu.

Sedangkan Christian Eriksen langsung ditandu ke Rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif. Untungnya, pemain berusia 29 tahun itu berhasil melalui masa-masa kritis dan sekarang kondisinya sudah stabil.

MOMEN PALING MENGERIKAN

Martin Braithwaite yang saat itu juga tampil bersama Christian Eriksen, coba mengenang momen tersebut. Menurut penyerang Barcelona ini, itu adalah momen yang paling mengerikan sepanjang dirinya meniti karir di atas lapangan hijau.

“Saya telah mengalami salah satu situasi paling mengerikan dalam hidup saya. Apa yang dimaksudkan sebagai acara olahraga terbesar dalam sejarah Denmark ternyata hanya mimpi buruk.”

“Apa yang terjadi malam itu mengejutkan banyak orang.” ujar Braithwaite dalam sebuah dokumenter produksi Lucky Metal dan 433.

Bahkan, saking mengerikannya insiden tersebut, Martin Braithwaite yang melihat kondisi Christian Eriksen sempat mengira bahwa rekan setimnya itu sudah tiada.

“Ada satu momen saya melihat dan dia pergi. Ketika Anda melihat tubuh di mana orang itu mati, Anda tidak ragu lagi. Anda langsung tahu. Itulah yang saya lihat,” ungkap Braithwaite.

SEKARANG SUDAH LEGA

Syukurnya, Christian Eriksen menerima perawatan yang cepat dan tepat, sehingga kondisinya berangsur membaik dan kini sudah bisa beraktivitas seperti biasa.

Terlepas dari diizinkan atau tidaknya sang kapten untuk bermain lagi, Braithwaite tetap merasa lega melihat kondisi kompatriotnya itu.

“Kami memiliki semua dokter yang merawatnya dan citra itu adalah sesuatu yang saya tidak ingin orang lain lihat. Semuanya berakhir dengan akhir yang baik, Christian baik dan stabil. Itulah satu-satunya hal yang bisa kami harapkan.” kata Braithwaite.

Post Comment